-->
Posted by : Rizky VIRGAX Wednesday, 5 October 2016





https://nmap.org/


Hello bloggers , sekarang saya akan menjelaskan sedikit tutorial menggunakan  tools Network Security Scanning , yang salah satunya yaitu NMAP , mengapa NMAP? karena tools ini sangatlah lengkap dalam pencariannya ,dimana kalian bisa mempelajarinya dimulai dengan mencari tahu ip server dari sebuah sistem dengan whois dan dapat  juga digunakan menggunakan tools ini , dimana NMAP dapat memetakan suatu target jaringan secara mendetail atau bisa dibilang menampilkan seluruh informasi yang ada sesuai masukkan yang kita berikan  atau syntax yang kita berikan , untuk mempelajari sintaknya kalian bisa lihat langsung di link nmapnya di link ini merupakan manual / cara-cara scanning menggunakan nmap https://nmap.org/book/man.html 


Disini saya akan mempraktikan tutor singkat mengenai scanning port menggunakan NMAP , dan langsung saja disimak dibawah ,

1. Scanning menggunakan perintah-sn

            Layer 2

Diatas dijelaskan dimana fungsi  -sn untuk mengetahui ip tersebut apakah up atau down atau bisa disebut juga ping sebuah perintah untuk mengetahui status yang terkoneksi ke jaringan ,dimana ip 172.18.105.125 berstatus up jadi ipnya up dan terkoneksi ke jaringan 


           Diatas masih sama , digunakan -sn tetapi menscanning status ip apakah up atau down dengan range ip host dari 0 sampai 255 maka hasil scanning menunjukkan 256 ip host berstatus up, termasuk 0

                   
                   Layer 3
            Dijelaskan diatas sama dengan sebelumnya tetapi diatas penggunaan syntaknya menggunakan –sn di depan ip tujuan , dimana menscanning  ip host apakah up atau down seperti biasa dari ip host 1 – 255 , bahwa semua ip up,
                               Layer 4
             Dijelaskan disini masih menggunakan -sn , dimana disni ditambahkan -PU53 artinya hanya host terakhir saja yang up dari semua host yang di ping 


 2. Scanning menggunakan perintah -sS


Menscann menggunakan SYN scan dimana scanning default atau banyak digunakan untuk berbagai alasan karena dengan tehnik scan menggunakan ini lebih cepat , dapat menscan ribuan port per detik di jaringan  , dan tidak terhambat oleh firewall yang membatasi. dan port yang di scan diatas yaitu port 80 atau http , bahwa statusnya open atau terbuka maka banyak hal yang bisa dilakukan ketika port terbuka hihi.

 3. Scanning menggunakan perintah -sT



Scan tipe ini merupakan,  Connect scan bertipe scanning TCP port , scanning ini salah satu dari TCP Port scanning selain –sS atau syn , tipe ini digunakan ketika user tidak mempunyai  hak akses untuk mendapatkan paket mentah dari ip, dimana menulis paket paket mentah dan menggunakan high level system, dimana web bowser , p2p client dan beberapa jaringan yang menggunakan koneksi sabil, maka penggunaan ini efisien untuk mencari informasi yang banyak, diketahui diatas port 80 terbuka juga



 4. Scanning menggunakan -sT dan menggunakan Script 

Scanning port masih menggunakan –sT tetapi dengan menampilkan scriptnya berupa banner dari port yang dituju, dimana port tersebut yaitu port 22 atau SSH ,dimana tampil diatas banner dari SSH
 


 Mungkin itu saja yang bisa saya jelaskan mengenai tutorial NMAP kali ini  , ikuti saja perkembangan selanjutnya dari rizkyfever, terima kasih para blogger sudah membaca post kali ini , ^_^ Sampai Jumpa.

kunjungi juga WebBlog FOSA(Forum Open Source Akakom)






Contact Person : 0822-1619-7909           Email : rizkyvg@gmail.com
                                                 FB      : http://facebook.com/rizkyspecialist
                                                              Twitter : @RhizkySSAT





Regards,

Rizky Virgiawan,

©IT Support™


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Information And Technology - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -